LHS : Let’s Study Hard Together!

2. Let’s Study Hard Together!

Title     :           LHS : Let’s Study Hard Together!

Author :           Qyu D’Inspirit _Kissme-yoanamalka

Length :           One Shot (Continue LHS)

Genre   :           Friendship, Comedy

Cast     :           Kevin, Changmi (OC), Dongho, etc

…………………………

4 minggu lagi! Ujian semester pertama. Aku tidak sabar! Aneh kan? Biasanya orang-orang akan takut kalau ujian sudah dekat. Tapi aku malah senang, karena itu sebuah penentuan siapa yang paling pintar.

“annyeong! Wahh… 4 minggu lagi ya? Apa kau sudah belajar keras?” dia Woo Sunghyun. Biasa dipanggil Kevin. Kalau aku? Biar kuberitahu. Han Changmi (membenci Woo Sunghyun).

FLASHBACK OFF

“Kenapa? Kenapa aku beda kelas?” ratapku melihat pengumuman.

“takdir” komen Yeohyun.

“ani! Jangan bilang takdir!”

“Wae?” tanya Hara.

“karena…”

TAP..

Seseorang menepuk bahuku dari belakang.

“omo! Sekelas lagi? Aishh.. apa kita harus saingan lagi?” hmm.. dia Kevin.

“ya! Aku bosan melihatmu! Kali ini aku yang akan menang!” bantahku.

“ckckckck… segitunya.. selamat berjuang deh…!”

Huh! Wajah sombongnya menyebalkan! Lagian kenapa harus SMA yang sama sih? Tidak puas kami bersama di SMP tadi? Tunggu, jadi sudah 4 tahun berturut aku sekelas dengannya?!!! What the hell in the world?

FLASHBACK OFF

“Annyeong haseyo.. namaku Shin Dongho, pindahan dari Busan…” anak aneh! Pindah disaat begini, apa tidak berpikir dia akan kekurangan nilai saat semester? Hah, bodoh amat! Ngapain mikirin anak yang kuper seperti dia?

“well… what’s the answer for this?” tanya guru bahasa inggris.

“elephant!” jawabku bersamaan dengan Kevin.

“hah! Don’t follow me!” protesnya.

“what did you say? That’s my answer!”

“no.. it isn’t! that’s mine! I know you are so fool!”

“what the…aigoo… heh, the fact is, you are the fool”

“please.. don’t make some noise…” guru langsung memarahi kami. “well..you are right! All of you!”

…………………..

Benar-benar menyebalkan! Sudah berapa kali kami berdebat tentang jawaban yang sama! Oh, Tuhan, Dewa, Dewi, siapapun buatlah dia jauh dari muka bumi dan mukaku.

“hahaha.. berdebat dengan Kevin lagi?” ejek Hara saat diKantin.

“Hmm…” jawabku lemas

“ckckck… aku kasihan melihat dirimu. Perlu kuberikan jimat pengusir sial?” ujar Yeohyun juga..

“kalau ada yang begitu manjur. Akan kubeli 1.000.000 dan kutempel di seluruh rumahku dan kelas!” celotehku.

“aigoo.. 1 jimat berapa won? Kalau beli 1.000.000… ah rugi! Tidak usah… sayang uangnya” lanjut Yeohyun.

“dasar anak perhitungan!” umpatku padanya.

…………………

KEVIN POV

Hihhi.. ulangan Fisika. Aku sangat semangat ingin membuat Changmi kalah telak. Semua rumus sudah kupelajari. Berbagai teori sudah kuhapal. Terbalik yah? Pokoknya begitu.

Pak guru masuk. Hmm aku melihat setumpuk soal yang dibawanya. Lalu membagikannya kepada kami.

“kerjakan dengan teliti” kata guru berkacamata itu.

Kulirik Chanmi yang ada dimeja kiri depan. Dia mengerjakan dengan tenang. Sesekali dia tersenyum sendiri. Ah, pasti dia sudah menemukan jawabannya.

Beberapa menit kemudian…

Akhirnya aku selesai! Aku maju menyerahkan kertasku kemeja guru.

SREKK…

Changmi juga! Dia tak melihatku sedikit pun, dan dengan santai kembali ketempatnya. Yang paling terakhir mengumpulkan adalah Dongho. Hmm.. anak pendiam yang aneh. Dia orang yang terlihat santai.

“baiklah, sepertinya ada 3 orang tertinggi nilainya” proklamir sang guru.

“nugu?” tanya Changmi penasaran.

“yang jelas bukan kau!” ujarku, dia menatapku sinis.

“yang punya nilai tertinggi, Woo Sunghyun, Han Changmi, Shin Dongho.”

“wah Changmi yang kedua ya? Aku menang!”

“mm.. nilai kalian sama-sama 90 kok!”

“MWOOO…??” (Aku dan Changmi berteriak)

……………………

CHANGMI POV

“nilai kami sama lagi” curhatku pada Hara dan Yeohyun saat pulang sekolah. “paling tidak lebih satu kek”

“otak kalian seimbang” ujar Hara

“sama bodohnya, sama pintarnya” timpal Yeohyun juga.

Langsung kupelototi mereka berdua dengan kejam.

“Hara, aku takut..” adu Yeohyun sambil menatap Hara.

…………………….

Yeah! Akhirnya 4 minggu yang ditunggu datang! Ujian smester! Ujian semester! Pokoknya aku akan buat Kevin malu.

Guru yang memberikan soal itu bagai dewa dimataku (bagi orang lain bagai dewa pencabut nyawa). Hari pertama, Matematika. Tiba-tiba Kevin menghampiri tempat dudukku dan melihat-lihat laci meja.

“hmm.. enggak ada kertas contekan kan? Ejeknya. Kurang ajar!

“huh.. otak pintar ku ini murni” dia tersenyum licik.

Lancar! Lancar! Soal ini cukup mudah. Bagaimana dengan Kevin? Ah, biarkan saja, apa peduliku? Masalah gitu buat aku?

“fiuh!” suara siulan dari belakang. Kutoleh kebelakang. Kevin melambai-lambaikan kertas soalnya memamerkan jawabannya. Kutunjukan juga kertas soalku yang terisi penuh.

…………………….

2 minggu berlalu. Ujian telah selesai. Hari ini, siapa yang akan ranking 1? Aku tak sabar. Semoga aku! Pasti aku! Harus aku!

“dimulai peringkat 3, Jang Chaerin, lalu peringkat 2, Woo Sunghyun”

“apa? Aku tak salah dengar?” protes Kevin. Aku terkikik.

“hmm.. Han Chanmi peringkat 2 juga” aku terbelalak kaget. Lalu siapa peringkat 1?

“peringkat 1 Shin Dongho!”

“MWOO???” (sudah tau siapa kan?).

Aku tak terima! Apa-apan itu, Dongho si anak pendiam bin Kuper itu Peringkat 1?

“kau terpuruk lagi?” ujar Yeohyun saat pulang sekolah.

“nde.. aku shock.. mau mati rasanya”

“tabahkan hatimu..” tambah Hara sambil menepuk bahuku.

“HAN CHANG MI!!” heh? Siapa yang memanggil dengan lebay begitu? Ku toleh kebelakang. KEVIN? Buat apa dia memanggilku?

GREPP..

Dia langsung menarik lenganku dan membawaku jauh dari Hara dan Yeohyun.

“lepaskan! Apa sih”

“jangan cerewet! Mau kerja sama denganku?”

“heh? Apa itu menguntungkan?”

“mengalahkan Dongho. Mau belajar bersama dan menjatuhkannya?”

“ide gila apa itu?”

“mau tidak?”

“tidak.. nilai kita bakal sama lagi”

“kau mau sama-sama diatas Dongho atau sama-sama dibawah Dongho..?”

“hmm…”

“kelamaan.. iya saja!”

“kenapa kau memaksaku? Terserah aku dong mau apa enggak!”

“ishh… cepat!”

“baiklah..”

“sip! Tiap pulang sekolah jangan pulang dulu!” dia malah meninggalkanku sendiri dan pulang sambil berlari. Anak aneh.

…………………………..

Keputusan kemarin aku yang buat? Aku tak percaya! Mungkin itu terjadi karena kejadiannya sangat tidak mengenakkan. Apa artinya aku berdamai dengan musuh? Ah, sudahlah. Semua sudah terjadi. Meskipun aku dan Kevin selalu berebut menjawab soal, tetap saja Dongho santai dan diam.

“Changmi! ayo pulang!” ajak Hara dan Yeohyun.

“duluan saja! Aku tetap tinggal disini!”

“kau mau pindah rumah ke sekolah?” tanya Hara.

“sudahlah.. pulang sana!”

 

HARI PERTAMA…

“Kita bahas matematika. Tentang persamaan variable dulu” Kata Kevin membuka pembicaraan.

“oh.. ini di eliminasi y dulu kan?” tambahku sambil menunjuk soal.

“lebih mudah kalau x dieliminasi” protesnya lagi.

“tapi kalau y dulu, hasil z mudah didapat!”

 

HARI KEDUA…

“Penemu benua Amerika adalah Columbus”

“bukan! Amerigo Vespuchi! Namanya saja sam”

“memang harus pakai nama sendiri untuk menamai benua?”

“penemu Bougenville, Segitiga Pascal, begitu kok. pakai nama sendiri!”

 

HARI KETIGA…

“tolong deh, hari ini kita jangan bertengkar lagi” pintaku.

“siapa yang bertengkar? Bukannya…”

“cukup! Kalau begini kita akan kalah dari Dongho!”

“…”

KRIUKK..

Heh? Ada yang lapar? Kevin memegangi perutnya. Memalukan!

“kau ini! Sudah tau pulang telat, malah tak bawa apa-apa untuk dimakan” kurogoh tasku dan mengeluarkan kotak bekal berwarna merah berisi cake.

“ini. Makanlah” sodorku. Dia diam dan mengalihkan pandangannya.

“nanti kau mati loh!”

“mwo?”

“iya, secara tidak langsung. Kau sakit perut, maag, masuk rumah sakit, mati!”

“huft.. iya iya aku makan..” akhirnya gengsimu turun juga, meskipun makan dengan malu-malu. Untuk pertama kalinya, kami akur.

……………………………..

“bagaimana? Ada kemajuan?” tanya Hara disuatu hari yang cerah.

“begitulah”

“hanya perasaanku atau kalian memang sudah jarang bertengkar lagi?”

“hah? Masa?”

“ku rasa benar. Kalau bertemu, kalian sudah jarang berdebat” sela Yeohyun.

Iya sih, kami jarang berdebat sekarang. Paling-paling karena kami berdua sama-sama mencari untung, jadi harus menahan emosi kalau sedang bersama.

………………………..

KEVIN POV

Pulang sekolah, aku ketoilet sebentar, Changmi sendirian di kelas. Entahlah dia sedang ngapain! Tapi akhir-akhir ini kantung matanya kelihatan banget. Apa dia selalu belajar hingga larut malam?

Beberapa menit kemudian aku kembali kekelas. Changmi terlihat menelungkup di meja. Dia tidur? Kudekati pelan-pelan. Rencananya mau ku teriaki. Tapi kurungkan mengingat matanya itu. lalu duduk di kursi depan mejanya. Hmm.. wajahnya manis juga kalau tidur. Uwahh… pikiran apa itu?

SRETT..

Hah? Apa yang kulakukan? Kenapa juga aku merapikan rambut yang menutupi wajahnya? Kurang kerjaan gitu?

Tiba-tiba dia terbangun. Dan mengucik matanya,

“huahh.. aku lelah sekali!” keluhnya.

“…” aku menatapnya heran.

“oh ya, makan yuk. Aku bawa roti isi selai durian *asekk*”

Akhir-akhir ini, saat kami belajar bersama dia selalu membawa makanan. Terkadang dia memaksaku makan kalau aku tak mau karena malu. Tapi alasannya selalu sama.

“nanti kau mati karena sakit perut” rival yang paling menyebalkan ini ternyata orang yang perhatian *meski tak secara langsung*.

……………………

CHANGMI POV

Kenapa ya? Tumben hari ini Kevin tak cerewet. Apa dia bad mood atau sedang datang bulan? (dibunuh Kevin) Huaaa… kalau begini, aku yang gak enak jadinya. Bosan! Bosan! Kalau dia diam terus.

“hei, kau tau cara mengerjakan ini?” kutanya soal fisika agar suasana tidak canggung.

“hmm.. cari dulu percepatannya” sarannya datar.

Tidak asyik sama sekali! Dasar, harusnya aku yang senang dia jadi pendiam begini, kenapa malah aku sengaja supaya kami kembali berdebat? Sakit jiwa! Eh, tapi bukan aku.

TEKK..

Tiba-tiba pulpennya jatuh. Secara bersamaan kami reflex mengambilnya. Tapi aku duluan menyambar.

“ini…”

“ah, gomawo…” lagi-lagi berkata dengan nada datar begitu.

……………………….

Tak terasa, ujian semester 2. Hari ini semua akan baik-baik saja. Dan usahaku tak akan sia-sia. Demi satu tujuan (mengalahkan Dongho!)!

Tiba dikelas, Kevin sudah datang. Dia sibuk mempelajari soal. Dia melihatku namun kembali lagi kekertasnya.

“CHANGMI!” Panggilnya tiba-tiba. Aku reflex melihatnya.

“mwoya?”

“selamat berjuang!” baru kali ini aku melihatnya mengucapkan kata-kata itu sambil tersenyum tulus.. aku… ukh! Ani… kumohon jangan bilang aku senang.

“kau juga!” balasku. Aku malu sendiri dengan yang kukatakan.

……………………………

“selamat, karena kalian sudah melewati ujian. Baiklah ibu akan membacakan peringkat”

Wah.. aku gugup sekaligus senang. Kumohon, jangan buat usahaku dan Kevin sia-sia. Lho? Aku ngomong apa sih?

“untuk pertama kalinya dalam sejarah. Ada 3 peringkat yang sama”

“mana mungkin begitu…” ujar Kevin

“sudahlah! Cepat dibacakan!” ucapku penasaran.

“Han Changmi, Woo Sunghyun, Shin Dongho… nilai mereka semua sama. Jadi, ibu bingung bagaimana menentukan”

“MWOYA!!!!!” (siapa lagi coba?).

………………………….

Hufh… jangan-jangan benar kata Hara, otakku dan Kevin setara. Bukannya melebihi Dongho, malah sama.

“kau kecewa?” sahut Kevin tiba-tiba.

“nde… aku tak suka hal ini”

“biarlah… yang penting sudah berusaha..”

“tapi.. aku tak terima! Ah, sudahlah. Aku mau pulang..”

GREB…

Kevin menarik tasku.

“Mwoya!”

“kalau begitu.. mau belajar denganku terus?”

“…” dia tersenyum. Hmm.. bagaimana ya? Sepertinya aku menemukan 1 alasan lagi untuk belajar bersama selain untuk mengalahkan Shin Dongho.

“hmm… ok.. aku mau…”

……………………..

One response to “LHS : Let’s Study Hard Together!

Komentar ditutup.