Message

Message…

cats_¸±±¾ (2)

Author :           Yoan Amalka

Genre   :           Horror

Length :           One Shot

Cast     :           Jiyoon and Jihyun 4minute

“Kak,aku masih di jalan.Nanti aku telepon lagi.”

Jiyoon langsung menutup telepon.Mungkin dia takut mengemudi sambil menelepon.Tentu saja,jalan menuju kesinikan,biarpun sepi tapi banyak jurang.Kalau tak hati-hati bisa bahaya menabrak pagar pembatas.

Rencananya selama dia liburan,dia mau datang ke kota tempatku kuliah.Padahal baru mahasiswa semester 1,tapi sudah berani menyetir sendirian keluar kota.Aku saja masih ngeri.

Sudah mulai gelap,Jiyoon belum sampai.Kenapa dia lama sekali ? bukannya waktu tempuhnya tak selama ini.

****

            Pagi,aku dapatkan diriku terbaring di ruang depan.Tanpa selimut.Pantas saja dingin.Handphone ku berdering.Nomor Jiyoon.Dan sebuah pesan.

“Jihyun-eonie,bisa tolong aku ?”

Terkirim pukul 12 malam.

Hah ??!!! selama ini ?! lalu dimana Jiyoon ? dia belum sampai ke tempat ku.

“Dimana kau sekarang ?”

Balasku.

Sampai 15 menit tak ada balasan.Hmm… sebaiknya aku telepon ibu.

“Hallo ,”sahut suara dari balik telepon.

“Hallo.Omma, apa Jiyoon kembali ke rumah ?” tanyaku langsung.

“Ng..? dia kan pergi ke tempat mu.Apa belum sampai ?” Tanya omma balik.

Ternyata dia juga tak kembali kerumah.Ah..,aku mulai gugup.Kemana sebenarnya Jiyoon.

“Ah.. oh..ya! aku baru ingat,dia bilang mau menginap di rumah temannya dulu sebelum ke tempatku.” Bohongku.

“Oh.. ya sudah..”

Kututup teleponnya.Hmm… ini semakin menjadi tanda Tanya besar dikepalaku.

Ku lirik HP.Tak ada pesan.Jiyoon belum membalasnya.

“Kau dimana ?” kirim ku lagi.

Argh…!! Aku makin kesal ! dia tak membalas juga.Ku coba meneleponnya.

“……..”

Tak ada jawaban.

Jiyoon,ada apa denganmu,hah ? Jangan buat aku penasaran..

Sampai hari malam lagi,dia muncul juga.Bahkan pesanku tak dibalas.

****

“Tolong aku,Jihyun-eonie.Aku terperangkap di jembatan ume.”

Ah… lagi,pagi ini aku menerima pesan dari Jiyoon.Jembatan Ume ? tempat seperti itu ada di mana di sini? Jembatan Ume,jembatan ume.. dimana ya ?

“Sebenarnya kau dimana ?” tulisku .

Tidak ada balasan lagi.

Yah,sebaiknya aku mencarinya saja.

Segera aku pergi.Dan menyusuri jalan-jaan mencari jembatan ume.Tapi tak ada jembatan yang bernama ume kutemukan.Tinggal satu jembatan yang dipenuhi pohon oak.Bau pohon oaknya tercium.Baunya masih kalah dari bunga ume.

Bunga ume ?

Kalau musim semi baunya tercium sangat harum.Dan orang-orang sering berkumpul ditempat pohon ume tumbuh.

Jembatan ume.Tunggu,mungkin yang dimaksudnya adalah jembatan yang sepanjang sisinya ada pohon bunga ume ! kalau benar,berarti itu di….

*****

Ini tempatnya.Tapi bunga ume belum mekar karena belum musim semi.Ku lihat sana-sini.Tak ada apapun.Apa yang aneh pada jembatan ini ? apa Jiyoon mau mengerjaiku ? Ada apa sih.. dengannya ?!

Coba lagi kulihat sekeliling.Tak menemukan apapun.Aku agak kesal sih..

Tapi selebihnya aku takut.

Jiyoon cepatlah keluar,kalau kau memang mempermainkanku ! Kalau tidak,beritahu aku kau dimana.

“Jiyoon…!!” seruku.

Suaraku menggema tanpa jawaban dari Jiyoon.

“Jiyoon..!! ini aku Jihyun ! kau dimana ??!!” panggilku lagi.

Huh..! aku seperti orang bodoh saja.Teriak-teriak sendiri di tengah jembatan.

“Jiyoon…!!!”

Aku mulai putus asa.Tak ada yang membalas seruanku.Mungkin dia memang menginap di rumah temannya seperti dugaanku.

*****

Jam 11 lebih 10 menit.Aku belum bisa tidur.Masih bingung dengan misterri yang di ciptakan Jiyoon.Sudah 2 hari dia tidak muncul.Mestinya kalau dia mau mengerjaiku,satu hari saja kan sudah cukup.

Tiba-tiba pesan masuk ke HP ku.Dari Jiyoon.

KOSONG…

Buat apa lagi mengirim pesan kosong ?

Tanpa menunggu lama aku langsung menghubungi nomornya.

“…….”

Tak ada sahutan sama sekali.

Oh.. yam ampun..!! aku benar-benar marah sekarang !! Kenapa sih denganmu Jiyoon ?! Kau ada di mana ? dan ada apa ?

*****

Esoknya,

Ada pesan masuk lagi dari Jiyoon.

“Jihyun-eonie,kenapa kau pergi kemarin ? aku masih di jembatan ume.”

Masih di jembatan ume.Tapi kemarin aku ke sana tak menemukan apapun.

Baiklah,aku akan kesana lagi.

Yah… sama.Tak ada apapun. Tapi baiklah kucoba cari lebih teliti.

Disekitar jembatan.Dibawah jembatan. Tak ada apapun.

Hah… aku merasa lelah.Sudah berapa hari seperti ini. Tak ada yang ku temukan.

“Jiyoon,cepat pulang kerumah.Aku sudah capek begini terus.” Pesanku. Kirim padanya.

Sesaat aku merenung tentang ini.Walau coba berpikir positif,tapi hal negative tak mungkin di tepis nantinya.

HP ku menerima satu pesan. Dari Jiyoon.

“Tolong aku,aku ada di bawah jembatan.”

Hah ? di bawah jembatan ?

Dengan setengah berlari ku dekati pagar pembatas jembatan.Melihat ke bawah.

Terlalu jauh.Tadi aku sudah memeriksa dan tak menemukan apa-apa.Mungkin aku kurang melihat kebawah lagi.Jurangnya sangat dalam.

Lalu aku menemukan keanehan.Sebuah pagar pembatas jembatan terlihat rusak.Itu… sudah lama rusak kan ?

Huhft… baiknya aku pulang saja.

*****

Jam 9 malam.Handphone ku bordering.Nomornya tak kukenal.

“Hallo.”

“Maaf mengganggu malam-malam,kami dari kepolisia.Apa anda kerabat  Jiyoon ?”

Polisi ? Jangan-jangan dia buat masalah.

“Nde.”

“Mmm.. begini,Jiyoon di temukan sudah tewas di bawah jembatan di jalur xxx.”

Apa?? Tewas ?!

“Hei,jangan bercanda !”

“Ini benar.Ada yang menemukan dia terjatuh ke jurang sedalam 5 meter akibat menabrak pembatas jembatan.”

Tidak ! hah ? dia tewas ?

Argh… aku mau mati saja ! tubuh langsung lemas.Jiyoon…!! jadi kau memang ada dibawah jembatan ? Harusnya aku memeriksa dengan baik.

Jiyoon…!!

****

Semiggu setelah pemakaman Jiyoon di kota asal kami berdua.Aku kembali ke kota tempatku kuliah.Melewati jalan yang tak di lalui Jiyoon dengan hati-hati.Melintas di atas jembatan yang merebut nyawa Jiyoon.

Aku berhenti di situ.

Melihat ke bawah jembatan.Bawah lagi.Sampai-sampai aku bodoh sekali tak melihatnya.

Dan pembatas yang di tabrak Jiyoon.Sudah diperbaiki.Kuharap tak memakan korban lagi.

“Maaf aku terlambat menemukanmu,aku bukan kakak yang baik.”

Aku mengirim pesan padanya.

Tak pernah ada balasan.

………………….

— THE END —

…………………..

2 responses to “Message

  1. Waaaaaaaaaa kasian jiyoon nya meninggal jihyun unnie kenapa ga cari lbh teliti kan kasian jiyoon nya meninggal

Komentar ditutup.