The Perfectionist (Part 11)

 

perfect 11-12

THE PERFECTSIONIST PART 11 (END)

Cast : Lizzy (After School),Sehun (EXO)

DUA PULUH SATU

“TAP.”       Sebuah buku mendarat di hadapan Lizzy. Dia mengarahkan pandangannya ke atas,berusaha melihat orang yang mengganggu ketenangannya di perpustakaan ini.

“Minhyun,kau kelihatan kesal,” duga Lizzy.             Minhyun menarik nafasnya dalam. Lalu mendudukkan diri di hadapan Lizzy.

“noona,jangan ganggu aku. Aku harus focus,ada seseorang yang sangat menyebalkan ! masa dia berhasil mengalahkan nilai matematika ku !” gerutu Minhyun.

Lizzy tertawa. Rasanya dia mengenal peristiwa ini. Ya.. peristiwa setahun lalu,saat dia kelas 2.

Setelah beberapa lama berfokus pada buku yang di pelajarinya,Minhyun melihat ke arah Lizzy.

“oh..ya noona,sebentar lagi kan lulus. Noona mau kemana ?”

Lizzy terlihat berpikir,namun tak serius.

“hmm… ke suatu tempat.”     Minhyun mengernyitkan dahi. Ia tak mengerti maksud noona-nya itu. Tapi Lizzy tak menjelaskannya lagi,malah tersenyum geli.

 

Beberapa bulan  kemudian…..

Lizzy membaca majalah sambil menunggu pesawat yang akan ditumpanginya boarding. Sejenak kemudian dia berhenti membaca. Tiba-tiba matanya tertarik dengan seorang  laki-laki  yang duduk tak jauh di sebelahnya yang memakai jas biru tua dan kacamata hitam. Ia berusaha memperhatikan dengan lebih cermat.

“waeyo ? ada yang salah ?” tegur orang itu merasa di perhatikan,lalu melepaskan kacamatanya.

“Aaron ?” pekik Lizzy tak percaya. “kemana kau akan pergi ?”      Aaron berpindah mendekat pada Lizzy.

“Kanada. Kau sendiri ?”

“aku ingin melihat tempat berpulang.”

Aaron tersenyum,dia tahu maksud Lizzy. Di pasangnya kembali kacamata-nya,kemudian bersandar di sandaran kursi.

“berarti kita beda pesawat ya ? aku sudah menduga kau passti ingin ke sana.”

Terdengar suara peringatan pesawat akan boarding. Pesawat yang akan di tumpangi Lizzy. Dia buru-buru meraih kopernya.

“mianheyo,aku harus pergi sekarang. “ pamitnya pada Aaron.

“sampai ketemu lagi.” Aaron melambaikan tangan padanya.

 

Dalam pesawat Lizzy menebak-nebak seperti apa tempat yang akan didatangi-nya. Australia. Pasti tempat yang bagus,sehingga membuat Sehun lupa untuk datang kembali ke Korea.

***

END

Daftar nilai hasil test masuk universitas sudah keluar. Lizzy mendapati namanya ada di urutan ke-3.  Dia beralih melihat ke urutan pertama.

Karena belum ingin kembali ke asrama, dia berjalan sepanjang taman kampus. Sekarang sedang awal musim gugur. Cuacanya jadi begitu dingin meskipun pemandangannya cantik. Karena daun-daun jadi merah.

Matanya lalu tertuju lurus di depannya. Ada perasaan senang dan lega di hatinya. Tanpa menunggu lama,dia berjalan kearah tersebut dengan terburu-buru. Menghampiri salah satu kursi taman dengan seseorang duduk di situ.

“aku kesal padamu !” serunya.          Orang yang di teriaki tersebut berbalik arah ke belakang.

“Sehun.”

“Lizzy ?!”        kaget Sehun.

Tarikan nafas Lizzy pun dalam dan ia berusaha mengaturnya.

“lagi-lagi kau mendapat nilai lebih tinggi dari ku.” Ujar Lizzy.      Dari heran,wajah Sehun menjadi bahagia.  Orang yang sudah lama tak dilihatnya.  Orang yang selalu menganggapnya saingan. Kini berdiri di hadapannya.

“bogosipeoseo.” Ucap Lizzy dan memeluknya.

Sehun tak berkata apa-apa, membalas pelukkan Lizzy.end perfect

THE END (D-N)

Yeah….! Selesai sudah…*bunyi music disco. Akhirnya aku bisa mengakhiri kontrak dengan JSS untuk cerita ini. Buat yang udah baca n nunggu lanjutan-lanjutan cerita yang gaje kapan terbit, Thank’s banget…. Sudah mau liat karya amatir ku * music berganti jadi lagu “semua tentang kita_peterpan.  Sekali lagi,macih… buanget..! *membungkuk dalam2               ini adalah cerita ku yang terpanjang,ampe jari2 ku keriting ngetiknya end perlu di rebonding.